Perumusan
Istilah Puberty
Puberty (Inggris) Puberteit
(Belanda) yang berasal dari bahasa latin PUBERTAS yang bersifat kelaki-lakian,
kedewasaan yang dilandasi oleh sifat dan tanda-tanda kelaki-lakian, PUBESCENCE
yang berasal dari kata PUBIS : bulu-bulu / rambut, yaitu masa dan perubahan
yang terjadi bersamaan dengan tumbuhnya bulu-bulu/rambut. Penggunaan istilah
ini menunjukkan terjadinya perubahan-perubahan fisik dan psikis, berlangsung
pada masa antara 12-16 tahun.
Adolescentia
ADOLESCENTIA
berasal dari bahasa latin adulescantia yang berarti masa muda yakni antara
17-30 tahun atau masa sesudah pubertas. Pada masa ini lebih diutamakan
perubahan dalam hubungan dengan lingkungan hidup yang lebih luas yakni
masyarakat dimana ia hidup atau dengan kata lain mencakup seluruh perkembangan
psikis yang terjadi pada masa tersebut.
Remaja
Remaja
adalah masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa yang meliputi semua
perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. penentuan
batasan umur masa remaja di Indonesia terdapat beberapa kesulitan disebabkan
sulitnya menentukan umur permulaan dewasa atau permulaan masa dewasa.
Selanjutnya pembahasan akan ditujukan pada seluruh proses perkembangan fisik
dan psikis dalam masa remaja dengan batasan umur 12-22 tahun.
Ciri-ciri Pertumbuhan dan Perkembangan
Remaja
Masa
remaja meliputi perkembangan, pertumbuhan dan permasalahan yang jelas berbeda
dengan masa sebelumnya maupun sesudahnya. Pada masa ini terjadi
perubahan-perubahan yang sangat khas dan tiba-tiba, yang seringkali menyebabkan
orang lain bahkan remaja itu sendiri mengalami kesulitan untuk mengartikan
perubahan itu. Jika keadaan yang terjadi masa transisi ini tidak disikapi
dengan hati-hati dan bijaksana bukan tidak mungkin akan menyebabkan munculnya
produk remaja bermasalah.
Perkembangan Fisik
Pada
masa remaja terjadi perubahan-perubahan sebagai akibat telah terjadinya proses
kematangan biologis. Setiap remaja selalu mengalami perubahan-perubahan fisik
seperti penambahan tinggi, berat badan, dan yang lebih penting lagi adalah
terjadinya perkembangan seksualitas primer dan tanda-tanda seksualitas
sekunder.
1.
Seksualitas Primer
Adalah mulai berfungsinya hormon seks pria (testosteron), wanita
(estrogen) yang ditandai dengan terjadinya wet dream (mimpi basah) pada pria dan
menarche (menstruasi) pada wanita.
2.
Seksualitas Sekunder
Adalah tanda sifat kelaki-lakian dan kewanitaan yang nampak dari luar,
seperti timbulnya bulu-bulu halus di tempat-tempat tertentu, berkembangnya
fisik mengarah pada pembentukan identitas pria atau wanita, munculnya jakun dan
berubahnya suara menjadi besar, dan sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar