Selasa, 26 Juni 2012

PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN REMAJA


Perumusan Istilah Puberty
            Puberty (Inggris) Puberteit (Belanda) yang berasal dari bahasa latin PUBERTAS yang bersifat kelaki-lakian, kedewasaan yang dilandasi oleh sifat dan tanda-tanda kelaki-lakian, PUBESCENCE yang berasal dari kata PUBIS : bulu-bulu / rambut, yaitu masa dan perubahan yang terjadi bersamaan dengan tumbuhnya bulu-bulu/rambut. Penggunaan istilah ini menunjukkan terjadinya perubahan-perubahan fisik dan psikis, berlangsung pada masa antara 12-16 tahun.

Adolescentia
            ADOLESCENTIA berasal dari bahasa latin adulescantia yang berarti masa muda yakni antara 17-30 tahun atau masa sesudah pubertas. Pada masa ini lebih diutamakan perubahan dalam hubungan dengan lingkungan hidup yang lebih luas yakni masyarakat dimana ia hidup atau dengan kata lain mencakup seluruh perkembangan psikis yang terjadi pada masa tersebut.

Remaja
            Remaja adalah masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa yang meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. penentuan batasan umur masa remaja di Indonesia terdapat beberapa kesulitan disebabkan sulitnya menentukan umur permulaan dewasa atau permulaan masa dewasa. Selanjutnya pembahasan akan ditujukan pada seluruh proses perkembangan fisik dan psikis dalam masa remaja dengan batasan umur 12-22 tahun.

Ciri-ciri Pertumbuhan dan Perkembangan Remaja
            Masa remaja meliputi perkembangan, pertumbuhan dan permasalahan yang jelas berbeda dengan masa sebelumnya maupun sesudahnya. Pada masa ini terjadi perubahan-perubahan yang sangat khas dan tiba-tiba, yang seringkali menyebabkan orang lain bahkan remaja itu sendiri mengalami kesulitan untuk mengartikan perubahan itu. Jika keadaan yang terjadi masa transisi ini tidak disikapi dengan hati-hati dan bijaksana bukan tidak mungkin akan menyebabkan munculnya produk remaja bermasalah.
Perkembangan Fisik
            Pada masa remaja terjadi perubahan-perubahan sebagai akibat telah terjadinya proses kematangan biologis. Setiap remaja selalu mengalami perubahan-perubahan fisik seperti penambahan tinggi, berat badan, dan yang lebih penting lagi adalah terjadinya perkembangan seksualitas primer dan tanda-tanda seksualitas sekunder.
1.      Seksualitas Primer
Adalah mulai berfungsinya hormon seks pria (testosteron), wanita (estrogen) yang ditandai dengan terjadinya wet dream (mimpi basah) pada pria dan menarche (menstruasi) pada wanita.
2.      Seksualitas Sekunder
Adalah tanda sifat kelaki-lakian dan kewanitaan yang nampak dari luar, seperti timbulnya bulu-bulu halus di tempat-tempat tertentu, berkembangnya fisik mengarah pada pembentukan identitas pria atau wanita, munculnya jakun dan berubahnya suara menjadi besar, dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar