Selasa, 26 Juni 2012

MEMBIASAKAN BERPIKIR POSITIF


Kemampuan untuk berpikir positif membuat kita sehat secara mental dan terhindar dari segala stress yang berkelanjutan. Cara berpikir positif dapat mengubah suasana hati kita, dan mensugesti diri kita untuk lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai permasalahan.
Cara-cara untuk berpikir Positif :
1.      Memulai hari dengan semangat baru
Semangat biasanya muncul bila kita memiliki suatu tantangan yang positif. Karena itu ada baiknya sebelum memulai hari esok, pada malam harinya kita mengisi target-target atau rencana yang ingin kita capai di hari esok. Yakinkan diri bahwa rencana atau target tersebut merupakan sesuatu yang berarti, dan kita memiliki andil yang besar disitu. Hadiri pikiran yang merujuk pada kegagalan-kegagalan, baik yang telah dialami maupun yang akan diprediksi, karena hal ini bisa menurunkan semangat dan membuat suasana hati kita cenderung negatif. telah kembali dan syukurilah apa yang telah didapat.
2.      Pikirkan alternatif-alternatif penyelesaian masalah
Berpikir tentang alternatif menghindari kita untuk bersikap pesimis. Alternatif membuka mata hati kita akan keleluasaan jalan yang akan kita tempuh, andaikan kita menghadapi jaln buntu. Hindari gaya berpikir kaku, yang hanya membuat pikiran kita sempit dan dekat pada rasa frustasi dan pesimis.
3.      Dekati topik-topik yang memberikan pandangan yang positif
Sesekali kita boleh-boleh saja mencermati topik kriminatlitas atau mengkonsumsi media yang dominan menggunakan kata-kata kasar, dan menghujat. Mungkin itu diperlukan sebagai bahan referensi dan bertindak. Tapi ingatlah bahwa topik-topik tersebut cenderung membuat pikiran kita menjadi cemberut dalam memandang sisi-sisi dunia ini. Padahal bila kita mencermati topik yang mampu menggugah jiwa dan memberikan harapan, tentunya akan lebih banyak yang bisa kita perbuat.
4.      Memotivasi diri
Biasakan membicarakan hal-hal yang positif untuk meneguhkan hati, seperti “Saya mampu melakukannya”, “Saya bisa mengusahakan untuk berbuat lebih baik lagi. Pokoknya intinya adalah “Saya bisa !!!”. Sugesti ini diyakini sangat kuat pengaruhnya. Sadarilah bahwa manusia itu sungguh dikaruniai banyak kekuatan. Kekuatan itu terkadang terbungkus dan tanpa sadar dibelenggu oleh diri sendiri. Inilah yang membuat kita kadang berpikir, saya cukup berarti karena saya tidak memiliki kelebihan apa-apa yang dapat saya tonjolkan (kufur nikmat).
5.      Hindari menyemaratakan kondisi atau keadaan
Kebiasaan menyemaratakan sesuatu akan membuat kita menutup diri akan peluang dan rahmat.
6.      Hindari membesar-besarkan masalah
Menghindari membesar-besarkan masalah akan membuat pikiran kita lebih ringan dan tidak terlampau kusut.
7.      Pikirkan hal yang berlawanan
Berusahalah untuk mencari celah yang positif yang bisa kita raih diantara kejadian yang negatif.
8.      Hindari prediksi yang negatif
Prediksi yang negatif akan hal-hal yang dialami atau yang akan dialami membuat kita mensugesti diri merealisasikan apa yang kita sugestikan. Percaya atau tidak, itu semacam memprogramkan diri untuk mewujudkan apa yang dipikirkan. Bila kita berpikir akan gagal, biasanya perilaku dan tindakan kita pun akan dekat ke arah perilaku yang mengarah pada kegagalan.
9.      Fokus pada tujuan
Untuk selalu memiliki harapan yang positif, fokuskan diri pada tiga hal pening, yaitu tujuan (goal), keinginan yang kuat (willpower), dan jalan untuk mencapainya (way-power).

1 komentar:

  1. good job!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus