1.
Tidak banyak mengeluh
Biasanya penyakit ini umumnya banyak menyerang kaum perempuan, jika kita
mempunyai pikiran yang positif, kita akan jarang mengeluh, karena kita percaya
keadaan akan membaik.
2.
Tidak curiga
Curiga boleh asal tidak berlebihan. Seseorang yang bawaannya curiga,
mudah terpengaruh oleh omongan orang lain. Akibatnya kita akan sering
dimanfaatkan oleh orang lain.
3.
Sportif
Kalah menang sama
saja, asal seseorang dapat menerimanya dengan besar hati. Tapi jangan terus
berpikir jika sudah kalah ya kalah selamanya. Untuk seseorang yang berpikir
posifif sebaiknya akan menjadi dorongan untuk instropeksi dan tidak akan
mengulanginya lagi. Karena hidup adalah pertandingan yang sebenarnya.
4.
Inovatif
Seseorang yang memiliki pikiran yang positif tidak akan pernah berpikir
untuk berhenti (mandeg) atau jalan ditempa, dia akan selalu memiliki ide atau
pemikiran untuk hari esok dan masa depan. Jadi dia tidak akan memiliki prinsip
hari ini ya hari ini. Dia akan selalu dapat mencari jalan untuk mengantisipasi
suatu keadaan dengan membuat rencana.
5.
Punya Sikap
Individu yang memiliki
pikiran plin plan tidak akan dapat berfikir positif. Dia akan selalu berubah,
tergantung keadaan hatinya, situasi kondisi dan orang lain. Untuk orang yang
berpikiran positif, masalah apapun selalu dipikirkan baik buruknya, baru
mengambil sikap. Ia tidak akan mudah terpengaruh, ia juga akan mempertimbangkan
cocok atau tidak buat dia, dan kalaupun ia ikut itu berarti ia menilai positif.
6.
Bersikap positif
Jika sudah tersinggung, yang namanya positif selalu berkaitan dengan yang
baik. Jika ia bersikap positif berarti ia bersikap yang baik juga. Sikap mencakup
keseluruhan arti dari diri kita, baik tingkah laku maupun ucapan. Setiap
tindakan akan selalu dipikirkan dengan positif.
Bahaya Demam
Curiga
Curiga boleh-boleh saja, asal tidak kelewatan. Ada curiga yang sehat, ada
yang sakit. Jadi bagaimana curiga yang positif itu ?
1.
Curiga Sehat
Curiga kita sehat jika kita memiliki alasan yang kebenarannya diterima
oleh semua orang. Tidak mengada-ada.
2.
Kepribadian Pencuriga
Orang yang terlalu mencurigai dan dalam hal ini dia salah duga, bahkan
mengada-ada. Kepribadian pencuriga memiliki sifat mudah curiga, cemburu, sangat
sensitif, mudah tersinggung karena hal-hal sepele. Kepribadian pencuriga ini
ada yang disertai dengan fanatic pada sesuatu, ada yang tidak. Kepribadian ini mulai banyak ditemui di sekitar
kita, terutama kota besar. Dan umumnya mereka orang yang ulet, efisien, tapi terlalu kaku.
3.
Curiga sakit
Istilah kerennya Psikosa Paranoid. Orang ini menenteng keadaan yang
nyata. Dan tidak dapat dipengaruhi dengan pikiran rasional. Yang membuat parah
adalah ia memiliki alasan yang seolah-olah mask akal. Banyak yang tidak
mengetahui bahwa orang itu mengidap Psikosa Paranoid, karena jika menjalankan
tugas dia tetap sebaik orang yang normal.
Curiga sakit ada bermacam-macam, untuk tetap ‘waspada’ kita dapat
membedakan macam-macam curiga dari nama-nama berikut ini :
a.
Paranoia (usia sekitar 30 tahun). Ciri utamanya ada
keyakinan yang salah, kaku dan sistematis.
b. Parafrenia. (timbul diatas usia 60 tahun).
Ditandai dengan rasa tidak aman, sangat kritis, kebiasaan melempar kesalahan
kepada orang lain, rasa tidak puas, iri hati, dan sikap tidak suka mengampuni
sangat menonjol.
c. Paranoid. Cirinya selalu bersifat curiga
diluar batas. Biasanya karena kita ingin seperti teman, tapi salah contoh.
d.
Gangguan
paranoid akut. Muncul kurang dari 6 bulan. Dijumpai diantara mereka yang
mengalami perubahan mendadak.
4.
Curiga gila
Disebut Skzofrenia paranoid, yaitu kegiatan dengan kepribadian kacau
sekaligus pencuriga. Jika kita mengalami curiga sakit dan tidak ada usaha
penyembuhan, dengan gampang bisa begini. Dalam hidup ini perlu perhitungan, tapi jangan lantas semua orang jadi
dicurigai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar